Meskipun teknologi smartphone dan tablet berkembang sangat pesat, laptop nyatanya masih belum bisa digantikan oleh perangkat mobile. Bahkan untuk beberapa kalangan, seperti pelajar dan para pekerja kreatif, laptop menjadi suatu kebutuhan untuk mengerjakan tugas maupun pekerjaan. Ketika membeli sebuah laptop, pasti Agan berharap setidaknya laptop tersebut bisa bertahan selama 3 tahun atau bahkan lebih. Tentunya kita semua ingin membeli laptop yang benar-benar bisa diandalkan untuk menunjang berbagai keperluan.
Jangan Lakukan 6 Kebiasaan Sepele ini Jika Ingin Laptop Kamu Awet
Sayangnya, tanpa disadari kita sering melakukan kesalahan sepele ketika menggunakan laptop dalam kehidupan sehari-hari yang akhirnya membuat performa laptop menurun bahkan rusak. Nggak percaya? Inilah 7 kesalahan kecil yang tampaknya sepele namun berdampak besar terhadap penggunaan laptop dalam jangka panjang yang dilansir dari berbagai sumber.
- Sering Tutup Laptop dalam Keadaan Hidup
Agan pasti pernah mengalami nih, setelah habis pakai laptop langsung menutupnya dalam keadaan hidup tanpa Shut down. Kalau cuma sesekali mungkin nggak masalah, tapi jangan jadikan kebiasaan. Entah ini dibenarkan atau tidak, menutup laptop secara langsung dalam keadaan hidup akan sangat berbahaya untuk keamanan dan kesehatan dari laptop itu sendiri.
Maka dari itu, sebisa mungkin hindari menutup laptop dalam keadaan hidup. Kalau perlu setelah Shut down, tunggu dulu beberapa saat agar hawa panas yang dihasilkan laptop tersalurkan dengan baik.
- Mencolokan charge ke laptop dulu, atau ke listrik terlebih dahulu
Sebenarnya pasang charge ke laptop dulu, baru dicolok ke listrik atau malah sebaliknya? Nah, ternyata seharusnya kamu menyambung charge terlebih dahulu ke arus listrik, baru kemudian menyambungkan ke laptop kamu. Pasalnya, loncatan daya pada charge saat pertama di colokan itu tidak stabil dan jika kamu masih melakukan hal ini secara rutin maka motherboard laptop kamu pasti akan mengalami kerusakan dengan cepat.
- Ngecharger meski baterai masih penuh
Mungkin kamu orangnya memang rajin sehingga sering men-charge laptop meskipun baterai masih belum habis. Jadi, sewaktu-waktu dibawa keluar, baterai laptop sudah penuh dan nggak harus repot mencari colokan listrik.
Namun, usahakan sebisa mungkin untuk charge laptop ketika baterai hampir habis yakni mencapai 10 persen. Jangan biarkan sampai baterai laptop kosong dan jangan pula charge laptop jika baterainya masih di atas 30 persen. Hal itu justru akan membuat kemampuan baterai dalam menyuplai daya semakin berkurang.
- Tidak Memasang Baterai Laptop dan Langsung ke Colokan Listrik
Apakah kamu pernah melepas baterai laptop dan menggunakan laptop dengan langsung tersambung ke listrik? Mungkin maksud hati ingin baterai laptop supaya tetap tahan lama, tetapi hal itu justru salah kaprah dan akan merusak mainboard laptop kamu. Pasalnya, loncatan daya listrik tidak teratur bahkan bisa menyebabkan korsleting. Jadi, bukannya awet malah cepat rusak.
- Meletakkan Laptop di Pangkuan atau di Kasur
Karena di rumah, tentu saja kamu sering menggunakan laptop di mana saja. Misalnya, menggunakan laptop di kasur sambil memangkunya di atas paha. Nah, sebaiknya jangan melakukan kebiasaan ini lama-lama. Pasalnya, hal ini bisa membuat aliran udara di bawah laptop menjadi terhambat dan panasnya akan mengendap. Kalau sudah panas, bukan hanya laptop yang bisa rusak tapi paha kamu juga bisa terbakar.
- Mengangkat Laptop dengan Memegang Layarnya
Saat sedang terburu-buru, tidak jarang kamu mengangkat laptop dengan memegang layarnya saja. Meski laptop kamu terbilang ringan sekalipun, sebaiknya hentikan kebiasaan tersebut mulai dari sekarang. Jika masih dilakukan juga, hal itu akan berdampak buruk terhadap engsel dan LCD laptop kamu.
Itulah 6 kebiasaan sepele yang berdampak besar terhadap penggunaan laptop kamu dalam jangka panjang. Akhir kata, menjaga lebih baik dari pada memperbaiki gan..
Komentar
Posting Komentar